Buah-buahan dan sayur-sayuran

Mengkonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran bukan hanya dapat menyehatkan fisik atau kondisi tubuh manusia saja, bahkan mengkonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran ini juga dapat meningkatkan jiwa manusia juga. Manusia yang sering mengonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran sampai dengan delapan porsi seharinya dapat dipastikan bahwa manusia tersebut tentu mengalami peningkatkan kebahagiaannya. “Mengkonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran sepertinya dapat meningkatkan kebahagiaan kita menjadi jauh lebih cepat dibandingkan bila kita meningkatkan kesehatan (fisik atau kondisi tubuh) manusia,” kata Profesor dari University of Warwick, London, Andrew Oswald. Hal ini sudah diteliti dan sudah melakukan penelitian terhadap orang yang sama sekali atau jarang mengkonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran sehari-harinya. Kemudian asupan makanan yang sehat itu ditambah dengan menunjukkan rasa kepuasan terhadap kehidupan sehari-hari juga bertambah seperti agencasinoindonesia sama halnya yang di kutip halaman atau berita di Times of India, hari Selasa. Dari angka penelitian mendapatkan hasil bahwa bisa digunakan untuk mempersuasi orang dewasa untuk makan buah-buahan dan sayur-sayuran yang lebih ke alasan bahagia. Karena biasanya bila orang diberi alasan sehat maka banyak yang sering tak menghiraukannya.

Buah-buahan dan sayur-sayuran apa saja yang mungkin harus di konsumsi dan dapat menyehatkan mungkin dapat kita dapatkan dalam pasar tradisional tetapi bila memang ingin mendapatkan buah-buahan dan sayur-sayuran dengan kualitas yang lebih baik mungkin lebih baik para pengonsumsi haruslah pergi ke mall atau swalayan terdekat karena mungkin jarang terjadi pembusukan dalam jangka panjang atau mungkin jarang adanya buah-buahan dan sayur-sayuran yang busuk dijual di tempat tersebut, bila dalam pasar tradisional tentunya kita juga memiliki keuntungan yaitu kita dapat menawar harga yang seharusnya sudah ditentukan oleh para penjual buah-buahan dan sayur-sayuran maka dari itu kita dapat mendapatkan harga yang lebih murah atau terjangkau, tetapi ada juga kerugian yang dialami oleh pembeli walaupun sudah membelinya dari swalayan atau mall ataupun pasar tradisional, yaitu rasa dari buah-buahan dan sayur-sayuran tersebut, karena bukan menjadi jaminan bahwa rasa dari buah-buahan dan sayur-sayuran tidak enak, dan malah kelihatan buah-buahan dan sayur-sayuran tersebut terlihat sehat atau baik tetapi malah buah-buahan dan sayur-sayuran di dalamnya malah busuk atau tidak enak. Di pasar mungkin pembeli dapat mencoba buah-buahan dan sayur-sayuran tetapi bila pembeli membeli di mall atau swalayan maka pembeli tidak dapat mencicipi rasa dari salah satu buah tersebut.